Showing posts with label unsyiah. Show all posts
Thursday, March 10, 2016
Lihatlah peringkat kampus anda yang ada di Aceh
IDEA rilis Peringkat Webometrics Perguruan Tinggi di Aceh
BANDA ACEH, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Aceh semakin lama semakin berkembang dan diharapkan bisa bersaing di level nasional, terutama setelah didirikannya KOPERTIS XIII Wilayah Aceh beberapa tahun yang lalu. Keberhasilan Universitas Syiah Kuala (Unysiah) menjadi salah satu dari sedikit Perguruan Tinggi yang berakreditasi A di Indonesia membuktikan bahwa sebenarnya PTN dan PTS di Aceh memiliki daya saing yang bagus.Setelah pada Februari 2016 yang lalu Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) merilis peringkat PTN dan PTS di Indonesia, PTN dan PTS di Aceh harus lebih giat berbenah untuk memperbaiki kegiatan Tridharma Perguruan Tingginya, karena hanya dengan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian dari Dosen dan Mahasiswanyalah Perguruan Tinggi dapat maju.
Awal Maret 2016, Komunitas IDEA yang bergerak di bidang pendidikan merilis peringkat Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Aceh berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Webometric, salah satu perangkat atau sistem untuk mengukur atau memberikan penilaian terhadap kemajuan seluruh universitas atau perguruan tinggi terbaik di dunia (World Class University) melalui Website kampus tersebut.
Peringkat Webometrics yang dimulai sejak tahun 2004 ini bisa menjadi patokan bagi calon mahasiswa dalam memilih universitas terbaik yang ada di Indonesia maupun di dunia.
Webometrics telah melakukan pemeringkatan terhadap 20.000 perguruan tinggi dari 200 negara. Bagaimana dengan PTN dan PTS di Aceh?
Program Manager IDEA, Jurnalis J. Hius mengatakan PTN dan PTS di Aceh mulai menggeliat memperbaiki dan memaksimalkan fungsi Websitesnya sebagai Pusat Informasi Kampus, sehingga ada pergerakan yang signifikan di peringkat Webometric.
“Unsyiah masih menjadi Kampus nomor 1 di Aceh, selain karena PTN terbaik, mahasiswa dan dosennya pun banyak, sehingga aktifitas Websitesnya pun ramai, ini sangat berpengaruh di penilaian Webometric”, Imbuh Jurnalis seraya menambahkan bahwa beberapa kampus yang memiliki mahasiswa yang ramai belum tentu memiliki peringkat yang bagus, karena mereka tidak memanfaatkan websitesnya.
Pemeringkatan Webometrics di Indonesia dapat diakses melalui alamat situs http://webometrics.info/en/Asia/ Indonesia%20. Masyarakat dapat melihat kampus mana yang telah diakui secara international sebagai kampus World Class University di Indonesia.
IDEA merilis pemeringkatan PTN dan PTS di Aceh yang diambil dari data Webometric dan menyajikannya kepada masyarakat akademik dan non akademik.
IDEA merilis pemeringkatan PTN dan PTS di Aceh yang diambil dari data Webometric dan menyajikannya kepada masyarakat akademik dan non akademik.
Webometric mengacu pada paramater penilaian seperti Presence, yakni Jumlah halaman web host dalam webdomain utama (termasuk semua subdomain dan direktori) dari universitas yang diindeks oleh mesin pencari Google. Penilaian ini menghitung setiap halaman web. Penilaian selanjutnya adalah Impact, yaitu banyaknya tautan luar yang merujuk pada websites kampus tersebut.
“keaktifan menulis dari dosen dan mahasiswa sangat bermanfaat untuk menambah nilai dari visibility websites, Indikatornya adalah produk dari jumlah backlink dan jumlah domain yang berasal dari backlink tersebut, sehingga tidak hanya penting popularitas link tetapi juga keragaman link”, tambah Jurnalis JH.
Selanjutnya penilaian bersumber dari Openess, yakni banyaknya jumlah berbagai jenis file yang dirujuk (baik upload maupun download) dari websites kampus. Keaktifan petugas administrasi di kampus memanfaatkan websites sebagai salah satu jalur komunikasi di kampus sangat berperan disini, karena berkas-berkas yang selama ini dipakai dirubah menjadi softfile yang lebih hemat penyimpanan dan pengadaan.
Penilaian selanjutnya adalah Excellence, penilaian ini mengacu pada seberapa banyak tulisan ilmiah yang dipublikasikan dan terindex di dunia internet yang merujuk pada webites kampus.
Penilaian selanjutnya adalah Excellence, penilaian ini mengacu pada seberapa banyak tulisan ilmiah yang dipublikasikan dan terindex di dunia internet yang merujuk pada webites kampus.
Jurnalis JH menjelaskan, “Dari 4 penilaian tersebut, terlihat kerjasama semua elemen kampus mulai dari tenaga kependidikan, tenaga didik serta peserta didik untuk bisa ikut bekerjasama memajukan kampus melalui Sistem Informasi kampus”. Pada zaman serba teknologi sekarang, Websites kampus bukanlah sebuah hal yang susah untuk dibuat dan dikelola, selain memudahkan dan menghemat, pemanfaatan Websites sebagai pusat informasi kampus sangat membantu calon mahasiswa menemukan berbagai informasi tentang kampus impiannya.
Sudah saatnya PTS dan PTN di Aceh bangkit memperbaiki peringkat kampusnya untuk bisa sejajar dengan Universitas Syiah Kuala sebagai Jantong Hatee Rakyat Aceh. Peringkat Webometric bukanlah tujuan akhir, banyak sekali penilaian pemeringkatan seperti 4ICU, THES dan ARWU.
Di Indonesia, selain dari Kementrian, juga terdapat pemeringkatan Tesca, dimana Aceh hanya mendaftarkan 1 kampus dalam Tesca, yakni Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (UNIMAL).
LINTASNASIONAL.COM
LINTASNASIONAL.COM
Thursday, February 11, 2016
Fakultas Kedokteran Unsyiah Wisuda Warga Asal Korea Selatan
Dekan Fakultas Kedokteraan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh mengambil sumpah 84 dokter baru dalam Sidang Terbuka Senat Fakultas Kedokteran, Darussalam Banda Aceh pada, Kamis (11/2/2016). Dengan wisuda ini, Fakultas Kedokteraan Unsyiah telah memiliki 2.511 alumni. Dalam wisuda tersebut ikut serta seorang dokter muda peringkat 3 nasional uji kompetensi dokter nasional (ukdi), dr umi salamah siregar, dengan nilai 95.3.
“Untuk pertama kali, Fakultas Kedokteran melantik seorang dokter muda asal Korea Selatan, yakni dr Yoo Su Jie,” ungkap Dekan FK Unsyiah Dr .dr. Mulyadi, SpP
Mulyadi menerangkan, dokter terbaik diraih oleh dr Umi Salamah Siregar dengan nilai Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter (UKMPPD) 95.3, peringkat ke 3 nasional. Disebutkan, FK Unsyiah terus berbenah diri dalam rangka menghadapi akreditasi oleh Tim Assesor Pusat yang dilaksanakan pada 17-20 Februari 2016.
“Tidak berlebihan menyataka FK Unsyiah sudah layak disandingkan dengan FK di Pulau Jawa,” ungkap dosen senior FK Unsyiah, Dr Andalas
Hingga kini, FK Unsyiah mempunyai 2 prodi strata 1 yakni prodi kedokteran umum dan prodi psikologi, serta 3 prodi strata yakni prodi spesialis, kebidanan dan kandungan, ilmu bedah dan ilmu penyakit dalam yang dikawal oleh 160 dosen berkulifikasi strata 2 dan strata 3. [netralitas]
sumber : ACEHXPress.com
Monday, February 8, 2016
Tipe Mahasiswa Berdasarkan Jurusan Kuliahnya

1. Mahasiswa Sospol
Politik itu kejam, tapi tidak dengan mahasiswa sospol. Mereka manis-manis, gampang bergaul,easy going. Karena mereka paham politik, mereka jadi taktis dan strategis dalam melangkah. Namun, tikung-menikung juga rawan di kalangan mahasiswa sospol.
Jikalau kalian punya pacar mahasiswa sospol, jagalah dia. Kalau-kalau ada mahasiswa sospol yang siap menelikung di tikungan berikutnya. Waspada.
2. Mahasiswa Hukum
Berhati-hatilah kalau punya pacar atau kawan dari jurusan hukum. Sekali kalian melakukan kesalahan, kalian akan diceramahi pasal sekian, KUHP nomer sekian, dan ayat sekian. Tapi, enaknya kalian jadi lebih melek hukum.
Minusnya, gara-gara mereka paham hukum, terkadang mereka malah melanggar hukum. Hehe… Misalnya pas kena tilang polisi, mereka akan betah berdebat lama denga pak polisi soal aturan yang mereka langgar. Tapi biasanya mereka ini orang-orang yang teratur kok, baik dalam segi penghematan keuangan, waktu dan lain-lain.
3. Mahasiswa Sejarah
Mereka adalah orang-orang yang selalu mengingat masa lalu. “Jangan sekali-sekali melupakan sejarah,” begitu semboyan kawan-kawan mahasiswa Sejarah. Jadinya, mereka adalah tipe-tipe mahasiswa yang susah move on.
Tapi karena mereka belajar sejarah, mereka menjadi mahasiswa yang punya karakter dewasa. Mahasiswa sejarah pun asyik untuk diajak piknik ke tempat-tempat sejarah. Lumayan, daripada nyewa guide.
4. Mahasiswa Sastra
Tiada hari tanpa puisi. Begitulah asyiknya berteman atau punya gebetan mahasiswa sastra. Mahasiswa sastra tidak akan kehabisan kata-kata menawan, puisi yang membuat kamu terpesona, dan kisah-kisah asmara yang menentramkan hati.
Pacaran dengan mahasiswa sastra layaknya punya kekasih dari negeri dongeng lah. Tapi namanya negeri dongeng, kalian mesti cepat-cepat bangun.
5. Mahasiswa Teknik
Kawan-kawan mahasiswa teknik adalah mahasiswa-mahasiswa yang kaku namun mantap dalam menatap hidup. Mereka terdidik disiplin, hidupnya amat tertata. Enaknya berkawan sama dengan anak Teknik, kita jadi lebih pasti melangkah. Begini, begini.
Kawan-kawan teknik itu biasanya sudah punya rencana lima tahun kedepan. Kalau kata iklan, kuliah, lulus, langsung kerja. Hidupnya cenderung kaku, kering, dan agak monoton.
6. Mahasiswa MIPA
Mahasiswa MIPA adalah mahasiswa yang taat dan baik hati. Kelakuannya tidak aneh-aneh. Masalahnya mereka biasanya kaku dan cenderung pendiam. Mereka seolah punya dunia sendiri di kepala mereka. Namun, sama dengan mahasiswa teknik, mereka lebih punya tujuan masah depan yang terukur dan terarah.
Tapi kekurangannya, mereka cenderung kaku, kurang romantis, dan kurang dinamis.
7. Mahasiswa Psikologi
Karena mahasiswa psikologi paham dengan seluk beluk perasaan manusia, mereka adalah kawan-kawan yang enak diajak bicara. Kalau kamu ada masalah, dateng saja ke kosan, dan ngobrol. Mereka biasanya pendengar yang asyik dan pengertian.
Kawan-kawan psikologi tahu bagaimana menenangkan hati yang lagi galau nan gundah gulana. Kalau lagi stress, datanglah ke mereka. Atau kalau mereka lagi butuh bahan praktek, bisa jadi malah mereka yang akan datang ke kalian.
8. Mahasiswa Filsafat
Mahasiswa filsafat itu menarik. Pikiran-pikiran mereka nakal, enak diajak ngobrol serius dan santai. Obrolan jadi selalu segar. Susahnya kalau mereka sudah kebablasan seriusnya. Mereka seoalah jadi makhluk dari planet lain yang entah ngomong apa.
Tapi tak apa, pada dasarnya mereka tetap sama dengan kita. Mereka juga makan nasi. Kalau ditinggal pacarpun akan sedih juga.
9. Mahasiswa Ekonomi
Ekonomis, efektif, efisien dan detail soal keuangan. Mengikuti prinsip ekonomi: “Dengan pengorbanan sekecil-kecilnya, mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.” Bukan berarti pelit lho ya. Cuman irit dan hati-hati. Hehe.
Seperti yang maklum kita ketahui, mahasiswi ekonomi adalah mahasiswi yang modis dengan fashion yang selalu up to date. Fakultas ekonomi adalah tempat lahirnya para mahasiswi berlabel bidadari di kampusnya masing-masing.
10. Mahasiswa Pertanian
Indonesia adalah negara agraris, kita butuh banyak sarjana pertanian. Kalian membutuhkan kawan, atau kalau bisa pacar dari jurusan pertanian. Mereka tipe mahasiswa/mahasiswi yang ulet, tekun, sabar, dan pengertian juga.
Seperti halnya pak tani, mereka sabar menjaga padi sampai masa panen. Mereka ulet dalam belajar dan mencari pacar. Menebar benih cinta untuk dipanen di kemudian hari. Kalau sudah punya pacar, mereka tentunya adalah orang-orang yang sangat setia menjaga cintanya.
11. Mahasiswa Kedokteran
Nah, ini jelas idaman sekaligus incaran mahasiswa seluruh alam. Siapa yang tidak ingin punya pacar seorang calon dokter? Ditambah kalau orangnya baik hati dan suka menabung. Dus, kalau mau sehat lahir batin, carilah pacar mahasiswa/mahasiswi kedokteran. Selain itu, tentu saja fakultas kedokteran adalah tempatnya bidadari-bidari kampus kalian.
Begitulah berdasarkan pengamatan jogjastudent.com Disertai penambahan sedikit di sana sini. Jadi, kalau kalian sedang berjuang dalam lapangan pertemanan atau asmara, ingat-ingatlah tipe mahasiswa berdasarkan jurusan kuliahnya. Seperti yang tertulis di atas.
Sumber : jogjastudent.com
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
